Pages

Senin, 22 November 2010

SMU&YW - PART 1: Menunggu Titipan Kilat

Sudah sepuluh hari sejak titipan kilat datang. Dan ini adalah kejadian jum'at lalu yang lalu:

Damn!

Aku telat jum'atan. Ini gara-gara pulang kuliah aku langsung rebahan sambil main hp sebentar trus tidur. Pas bangun jam sudah menunjukkan pukul setengah satu wita. Cepat-cepat aku ambil handuk dan kabur ke kamar mandi. Di kamar mandi aku cuma gosok gigi dan cuci muka, tanpa mandi. Sret, sret, sret, muka sudah segar, badan sudah disemprot parfum dan rapi dengan baju koko. Nyalain motor dan tancap gas. Sampai di depan mesjid, imam sudah mengangkat takbir. Bah! telat. Balik ke rumah lagi deh.

***

Aku putuskan untuk seharian di rumah saja. Soalnya sudah ada janji buat menunggu titipan kilat dari seseorang yang katanya datang hari ini. Habis sholat zuhur -- sebagai pengganti sholat jum'at yang telat -- saya nyalain laptop, nonton film Marley And Me. Film yang berkisah tentang sepasang suami istri yang memelihara seekor anjing. Mereka membelinya di peternakan anjing. Kemudian diberi nama Marley. Marley tumbuh menjadi anjing yang sangat lincah dan agresif. Di akhir film Marley mati. Cukup untuk membuat penonton yang sensitif menitikkan air mata.

Film habis. Sambil menunggu aku lanjutkan dengan menjahit tas yang sudah lama bolong karena tak kuasa menahan beban laptop yang dibawa ke kampus setiap hari.

Sambil mejahit terdengar suara pintu diketok. Di luar terlihat ada cewe berjilbab. "Mungkin itu cewenya kaka", pikirku dalam hati. Aku langsung berlari ke belakang rumah mengambil baju yang dijemur.

Clek. Pintu ku buka.

Ha!? Bengong. Ternyata bukan cewenya kaka. Bukan juga orang dari TIKI yang mengantar barang titipan. Tetapi yang mengetok pintu tadi adalah YW. Wah, saya langsung salting. Hati campur aduk tak karuan. Kaget, senang, tak percaya, bahagia. Pokoknya campur aduk. Semuanya melebur jadi satu di hati membentuk taman bunga. Ohhh...indahnya.

Awal pertemuan setelah berbulan-bulan berpisah membuat ku dan YM agak canggung. Ngomong kayak orang yang baru kenal kemaren. Tapi cuma sebentar kami sudah akrab lagi. Kangen-kangenan deh.

Tapi sayang. Hari rabu kemaren YW balik lagi ke Surabaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar-komentar