Senin, 02 Februari 2026

Salman Bertumbuh

Tahun ajaran depan Salman akan masuk Kelompok Bermain (KB). Usianya waktu itu sudah 4 tahun. Sepertinya di usia tersebut dia sudah paham kalau setiap hari harus memakai seragam. Tidak seperti hari-harinya di Tempat Penitipan Anak (TPA). Bebas pakai baju apa saja. 

Ketika keranjingan dengan kartun polisi anjing di youtube, dia minta dibelikan baju polisi. Mamanya lantas membelikan selembar dua lembar baju bergambar mobil polisi. Setiap hari dia hanya ingin memakai baju polisi. Kerepotan terjadi ketika bajunya dicuci. Dia bersikeras memakai baju polisi. Perlu tenaga dan kesabaran membujuknya agar mau memakai baju yang lain. Akhirnya mamanya menambah stok baju polisi lagi, setengah lusin. 


Sekarang dia lagi senang-senangnya dengan Boboiboy. Tempo hari dia minta dibelikan jam tangan Boboiboy. Saya belikan dia jam tangan Boboiboy proyektor, yang bila tombolnya ditekan maka akan keluar cahaya visual karakter-karakter Boboiboy. Karena jam tangan yang persis seperti di filmnya harganya lumayan mahal.  Untungnya dia senang saja dengan jam tangan tersebut. 


Setelah jam tangan, Salman minta dibelikan baju Boboiboy. Saya belikan satu stel baju Boboiboy Air beserta topinya. Rasanya menghangatkan hati melihat reaksinya ketika pertama kali memakai baju tersebut. Selanjutnya dia minta dibelikan kartu Boboiboy tapi tidak saya belikan. 


Dia sudah tidak pakai popok lagi. Kadang dia terpipis sedikit di celana. Tapi sangat jarang. Bila sudah terjadi saya katakan kepadanya kalau pipis di celana itu bayi. 


"Salman mau jadi bayi lagi? Bayi tidak bisa lari-lari. Hanya digendong," tanya saya. 


"Salman anak kecil. Salman sudah besar. Salman bertumbuh," jawabnya. 


Kalimat terakhir membuat saya tertawa. 


Pernah suatu ketika pulang dari rumah oma Salman menguap. 


"Tutup mulutnya. Baca ta'awudz." Saya mengingatkannya. 


Lantas dia menutup mulutnya lalu membaca ta'awudz. 


"Aaaaa panas panas. Setannya kepanasan bila Salman baca doa ta'awudz," jelas saya. 


"Enggak ada kipas angin?" tanyanya. 


"Hahaha!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar-komentar