Jumat, 04 September 2026

Selasa Bersama Salman

Melihat tahi Salman pagi ini membuat saya senang. Berbentuk lonjong panjang, warnanya seperti tanah liat, yang paling penting teksturnya padat. Ini berarti Salman sudah benar-benar sehat. 

"Salman tidak perlu minum jus lagi," serunya. 


Jus yang dia maksud adalah air bercampur Lacto B dan setetes-dua tetes stevia. Lalu empat kubus es batu. Saya menyebutnya 'Jus Manis yang Membuat Salman Ampih Beheraan'. Sebutan yang lumayan ampuh membuat dia mau meminumnya, meski dengan sedikit paksaan dan bualan. 


Akhir pekan lalu Salman diare. Lalu muntah bila tengah malam. Untungnya dia sudah bisa bilang untuk muntah ke wc. Kemudian pada hari senin saya dan mamanya mengira dia sudah sehat sehingga tetap sekolah, tapi ternyata di sekolahan dia muntah dan tepecirit lagi. 


Pagi selasa saya dan Salman sudah siap berangkat. Saya dengan seragam kerja sementara dia dengan seragam sekolah sasirangannya. Dia mendadak mules. Empat kali bolak-balik berak. Kesemuanya bertekstur encer, dominan air. Lantas saya memberitahu omanya kalau Salman di rumah saja hari itu dan juga meminta izin tidak masuk kerja ke atasan saya. 


Saya sempat membuat status whatsapp: video saya menjahit celana seragam sekolah Salman yang jahitannya rantas. Status saya ditanggapi teman saya, Kaka Ulan. Saya kasih tahu dia kalau hari itu Salman tidak bisa berteman dulu dengan Satria karena sakit. Satria adalah anaknya Kaka Ulan, sekelas dengan Salman, tapi ternyata juga sedang sakit. Semoga Satria juga sudah sehat. Amin. 


Saya sempat menanyai Kaka Ulan kalau Satria diare dikasih obat apa. Lalu dia memberi resep layaknya dokter: Zinc, Oralit, dan Lacto B. Saya jadi teringat bila Salman diare biasanya juga dikasih zinc. Karena sudah lama tidak diare jadi lupa. 


Untungnya nafsu makannya tetap terjaga. Pagi dia sarapan yang banyak. Siang makan lebih banyak. Mamanya membelikan makanan favorit di Shopee food: lele lalapan Mbak Fey. Malamnya juga makan banyak. Seharian dia tidak ada berak lagi kecuali 4 kali di pagi hari. 


Besoknya hari rabu masih ada tepecirit dan muntah di sekolahan karena tak sempat sarapan sebelum berangkat. Kemarin muntah sekali sehabis sarapan. Di sekolahan juga muntah karena kagagahan main sama teman. Hari ini dia sudah sehat dan tetap lincah. Alhamdulillah.