Hari ini Salman berusia 4 tahun. Seperti biasa, tidak ada perayaan khusus. Kami berkeyakinan tidak ada perayaan ulang tahun. Bahkan di usia yang baru ini dia masih menjalani hukuman.
Salman kami larang menonton. Menonton youtube, baik yang offline maupun yang online. Karena pada acara kumpul keluarga saat momen lebaran dia malah mau nonton. Ketika kelamaan nonton dan disetop, dia tantrum hebat.
Kalau tidak salah ini hari ketujuh Salman menjalani hukuman. Awalnya dia marah. Lalu kami ganti kata 'hukuman' menjadi 'istirahat nonton'. Dia lebih menerima dengan kata tersebut.
Ada sesekali Salman minta nonton, tapi kami ingatkan kalau sedang istirahat nonton. Dia menurut lalu kembali bermain. Bermain dengan mainan nyata: mobil-mobilan, lego, dan mainan lainnya.
Malam tadi kami makan di Recheese Factory Pal 5. Karena malam sebelumnya sepulang dari rumah Kai Nini kami melewatinya dan Salman refleks pengin ke situ.
"Mau makan ke situ. Ke Krispi," pinta Salman sambil menunjuk dan menoleh ke Recheese.
"Nanti saja, sudah kemalaman." Saya dan Emma bergantian menjelaskan. Nyatanya, Recheese buka 24 jam.
Saat makan, Salman terdistraksi. Dia berulang kali menoleh ke meja di depan samping kanannya. Di meja tersebut duduk satu keluarga: ayah, mama, satu kakak perempuan mungkin 5 tahun, dan satu adik laki-laki mungkin 2 tahun.
"Salman jangan lihat-lihat orang. Fokus makan," larang saya.
"Dia nonton. Tidak boleh nonton. Dia harus dihukum tidak boleh nonton 1 bulan," kata salman sambil menguyah makanan dan tangan kanannya memainkan Jeep Polisi
Ujung bibir kami tertarik ke atas. Dia ingat dengan omongan mamanya kalau dihukum tidak boleh nonton selama satu minggu, selama satu bulan.
"Biar saja dia nonton. Yang dihukum itu Salman," kata saya.
Berkali-kali dia terdistraksi, berkali-kali juga dia kami tegur. Tapi masih dalam tahap aman hingga kami pulang, hingga hari ini Salman berusia 4 tahun.