Hidup memang tidak selalu berjalan mulus. Hari ini saya izin tidak masuk kerja. Anak saya Salman sakit demam dan diare sejak saat saya jemput dari rumah omanya kemarin. Saya harus merawat dan menjaganya. Namun hari ini juga ada zoom dan saya harus mengikutinya.
Pada pukul 9 saya tanya Anita, teman saya yang juga harus mengikuti zoom tersebut.
"Zoomnya sudah mulai kah?"
"Mulai. Masih sambutan."
Salman sudah selesai makan dan minum obat penurun demam. Dia kembali ke kamar. Naik ke kasur lalu bersiap tidur. Saya bilang kepadanya mau ke dapur. Dia mengangguk.
Saya menyalakan laptop di atas meja makan. Sembari menunggu layar laptop menampilkan desktop, saya mengambil cucian pakaian dari mesin cuci dan menjemurnya.
Begitu saya join meeting, narasumber sedang menyampaikan materi. Saya ketinggalan dan lantas mengetik pesan di kolom chat: Izin, bisa tolong ulang caranya kah? Ulun ketinggalan.
Sepertinya narasumber membaca pesan saya. Dia mengulang penjelasannya dari awal. Namun di tengah-tengah penjelasan, laptop mati, saya tidak sempat menyambungkan charger ke stopkontak.
Terpaksa saya hidupkan ulang laptop. Join meeting lagi tapi apa daya saya gagal. Saya kirim tangkapan layar ke Anita dengan caption: "I'm done."
"Kenapa begitu?"
"Kalah war tiket."
"Wkwkwkwk. Nanti ada rekamannya."
Zoom meeting sudah mencapai peserta maksimal. Saya tidak bisa lagi memasuki room meeting. Saya harap persangkaan Anita benar.
Saya tinggalkan laptop untuk menyelesaikan penjemuran pakaian. Tidak lama kemudian ada panggilan dari luar rumah. Titipan saya datang.
Karena hanya berduaan Salman saja di rumah, saya tidak bisa keluar rumah sendirian, sedangkan bila mengajaknya juga tidak mungkin. Takutnya dia cepirit di atas motor.
Saya ingat, ada teknologi masa kini bernama @suruhgen_z. Jasa suruh sekitaran Banjarmasin di instagram. Saya chat whatsapp-nya. Minta belikan obat diare dan obat muntah buat Salman. Alhamdulillah pelayanannya cepat.
Sampai malam ini terhitung sudah sebelas kali Salman cepirit. Dan besok adalah hari terakhir di bulan April. Alhamdulillah 'ala kulli haal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar-komentar